Bagi bisnis yang memproduksi sendiri barangnya, ada pertanyaan yang hampir selalu muncul. Bahan bakunya cukup atau tidak? Berapa yang terpakai untuk setiap produk? Berapa sebenarnya biaya untuk membuat satu unit barang jadi? Kalau jawabannya masih bergantung pada catatan manual dan perkiraan, selisih stok dan salah hitung biaya tinggal menunggu waktu.

Modul Manufacturing CNERSIA dibuat untuk menjawab pertanyaan itu dengan data yang tercatat sejak bahan baku masuk sampai barang jadi siap dijual.



Bill of Materials: resep dari setiap produk

Alur produksi dimulai dari Bill of Materials (BoM), yaitu daftar bahan dan jumlah yang dibutuhkan untuk membuat satu produk. Dengan BoM, tim produksi punya acuan yang sama: produk apa yang dibuat, bahan apa saja yang dipakai, dan berapa takarannya. Jika resep berubah, cukup perbarui BoM, dan perubahannya berlaku untuk produksi berikutnya.



Perintah produksi: dari rencana ke pelaksanaan

Saat produksi akan dimulai, tim membuat perintah produksi (Manufacturing Order) untuk produk dan jumlah tertentu. Berdasarkan BoM, sistem menghitung kebutuhan bahan baku dan menunjukkan apakah stoknya mencukupi. Jika ada bahan yang kurang, kebutuhannya sudah terlihat sebelum produksi berjalan, sehingga pembelian bisa diajukan lebih awal lewat modul Purchase.



Bahan baku keluar, barang jadi masuk

Ketika produksi dijalankan dan diselesaikan, perubahan stok tercatat otomatis:


  • Stok bahan baku berkurang sesuai pemakaian
  • Stok barang jadi bertambah sesuai hasil produksi
  • Riwayat pergerakan stok mencatat semua perubahan tersebut

Tim gudang tidak perlu menghitung dan mencatat ulang secara terpisah. Jika ada selisih, penyebabnya bisa ditelusuri dari perintah produksi yang bersangkutan.



Biaya produksi tercatat dengan jelas

Karena pemakaian bahan baku dicatat per produksi, nilai persediaan dan biaya pokok barang jadi bisa dihitung dari data nyata. Nilai tersebut mengalir ke modul Accounting dan membentuk jurnal otomatis, sehingga laporan keuangan mencerminkan kondisi produksi yang sebenarnya.



Terhubung dengan modul lain

  • Inventory: stok bahan baku dan barang jadi diperbarui otomatis
  • Purchase: kebutuhan bahan yang kurang bisa langsung dipesan ke pemasok
  • Sales: barang jadi yang sudah tersedia bisa langsung dijual dan dikirim
  • Accounting: nilai persediaan dan biaya produksi masuk ke pembukuan

Manfaat bagi bisnis

  • Stok bahan lebih terkontrol: kekurangan bahan terlihat sebelum produksi dimulai
  • Selisih lebih mudah ditelusuri: pemakaian bahan tercatat per perintah produksi
  • Biaya lebih jelas: harga pokok produk dihitung dari data nyata
  • Pencatatan lebih ringan: tidak ada rekap manual antara produksi, gudang, dan keuangan


Dari bahan baku sampai barang jadi, modul Manufacturing CNERSIA menjaga setiap langkah produksi tercatat dan saling terhubung. Hasilnya, tim produksi, gudang, pembelian, dan keuangan bekerja dari data yang sama, dan bisnis bisa mengambil keputusan dengan angka yang lebih bisa dipercaya.