Demo yang memakai data contoh generik biasanya terlihat bagus tetapi sulit dinilai. Demo yang memakai alur dan data bisnis Anda jauh lebih berguna, karena Anda bisa langsung melihat apakah sistem cocok dengan cara kerja tim. Persiapannya tidak rumit, dan tidak perlu data yang sempurna.



Sebelum demo: hal yang perlu ditetapkan

  • Tujuan demo. Tuliskan 3 sampai 5 masalah yang ingin dijawab, misalnya stok sering selisih, laporan keuangan terlambat, atau data penjualan dan gudang tidak sinkron.
  • Modul yang ingin dilihat. Tentukan modul yang paling mendesak, misalnya Sales, Inventory, Purchase, atau Accounting. Modul lain bisa menyusul.
  • Peserta. Hadirkan perwakilan dari tim penjualan, gudang, pembelian, dan keuangan, serta pengambil keputusan.
  • Skenario transaksi. Siapkan 3 sampai 5 alur nyata dari bisnis Anda untuk diperagakan dari awal sampai akhir.
  • Kasus khusus. Catat situasi yang sering merepotkan, seperti retur, pembayaran sebagian, atau perpindahan barang antar gudang.
  • Penilai. Tunjuk satu orang untuk mencatat jawaban dan memberi skor.

Data yang perlu disiapkan

Data produk


  • Daftar produk dengan kode, nama, dan satuan
  • Kategori produk
  • Harga beli dan harga jual
  • Contoh produk dengan variasi, jika ada

Data pelanggan dan pemasok


  • Daftar pelanggan dan pemasok utama, dengan nama dan kontak
  • Ketentuan pembayaran, misalnya tempo 14 atau 30 hari
  • Contoh pelanggan dengan harga atau diskon khusus

Data gudang dan stok


  • Daftar gudang, cabang, dan lokasi penyimpanan
  • Stok awal per produk dan per gudang, cukup untuk beberapa produk contoh
  • Batas minimum stok untuk barang yang cepat laku

Data keuangan


  • Daftar akun yang saat ini dipakai (Chart of Accounts)
  • Contoh saldo awal kas, bank, piutang, dan utang
  • Format faktur dan dokumen yang selama ini dipakai
  • Laporan yang rutin dibutuhkan, seperti laba rugi, neraca, atau laporan penjualan

Data tim dan akses


  • Daftar peran dan siapa yang berhak melakukan apa
  • Siapa yang boleh menyetujui pesanan, transfer stok, atau penyesuaian stok

Data karyawan (jika ingin melihat modul HR)


  • Contoh data karyawan, jabatan, dan departemen
  • Aturan cuti dan jam kerja yang berlaku


Contoh skenario yang bisa diminta

  1. Penjualan: penawaran, Sales Order, pengiriman, faktur, lalu pembayaran
  2. Pembelian: Purchase Order, penerimaan barang, lalu tagihan pemasok
  3. Stok: transfer antar gudang dan stok opname dengan selisih
  4. Keuangan: jurnal yang terbentuk dari transaksi di atas, lalu laporan laba rugi dan neraca
  5. Kasus khusus: retur penjualan dan pembayaran sebagian

Pertanyaan yang sebaiknya disiapkan

  • Bagaimana data dari bisnis kami dipindahkan ke sistem?
  • Berapa lama penerapan dari awal sampai tim bisa memakai sistem?
  • Bagaimana pelatihan dan pendampingan tim?
  • Bagaimana hak akses diatur per peran dan per cabang?
  • Bagaimana biaya berubah saat pengguna atau cabang bertambah?
  • Bagaimana dukungan setelah sistem berjalan?

Tips agar demo berjalan efektif

  • Kirim skenario dan contoh data ke tim CNERSIA sebelum demo, agar alurnya bisa disiapkan
  • Gunakan data nyata yang sudah disamarkan jika perlu, bukan data sempurna
  • Minta perwakilan tim ikut mengoperasikan langsung, bukan hanya menonton
  • Catat jawaban dan beri skor untuk setiap skenario
  • Jangan memutuskan di hari demo, beri waktu tim untuk berdiskusi

Kesalahan yang sering terjadi

  • Datang tanpa tujuan yang jelas, sehingga demo hanya menjadi tur fitur
  • Menyiapkan data yang terlalu banyak sebelum tahu apakah sistemnya cocok
  • Tidak menghadirkan perwakilan tim gudang dan keuangan
  • Hanya melihat alur ideal, tanpa kasus khusus yang sering terjadi
  • Tidak mencatat hasil, sehingga penilaian bergantung pada ingatan


Persiapan demo tidak perlu rumit. Dengan tujuan yang jelas, beberapa skenario nyata, dan data contoh yang cukup, Anda bisa menilai apakah CNERSIA sesuai dengan cara kerja bisnis Anda. Semakin dekat skenario dengan kenyataan, semakin berguna hasil demonya.