Selisih persediaan fisik dan catatan sistem sering kali menjadi kendala operasional yang memicu ketidakakuratan laporan nilai aset. Di dalam sistem ERP CNERSIA, pengelolaan dan penyesuaian selisih stok gudang dilakukan secara terstruktur melalui modul Inventory.
Langkah pertama yang dapat ditempuh adalah melakukan opname fisik menggunakan fitur Stock Count. Melalui menu ini, operator gudang dapat memilih gudang (warehouse) dan lokasi spesifik, lalu mencatat kuantitas fisik aktual (counted quantity). Setelah melalui proses persetujuan (approval) dan divalidasi, sistem secara otomatis memperbarui catatan stok agar selaras dengan kondisi riil di lapangan.
Selain Stock Count, fitur Scrap Orders digunakan khusus untuk menangani barang rusak, cacat, atau susut yang ditemukan di gudang. Operator dapat memasukkan alasan kerusakan (scrap reason), memilih produk beserta satuan ukurnya, dan memvalidasi penghapusan barang tersebut dari sistem. Dengan mekanisme ini, seluruh pergerakan barang, baik penyesuaian opname maupun pemusnahan barang rusak, tercatat secara transparan dan terintegrasi langsung dengan valuasi stok serta pembukuan akuntansi perusahaan.